Jejakpendidikan UPT SPF SD Inpres Maccini Sombala Kota Makassar terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Pada Kamis (29/1/2026), sekolah yang terletak di Kecamatan Makassar ini meresmikan hasil pembenahan perpustakaan sekolah menjadi ruang baca yang ramah anak.
Pembenahan ini dilakukan sebagai wujud komitmen sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan inklusif.
Kepala UPT SPF SDI Maccini Sombala, Agustina Kantido, S.Pd. , mengatakan bahwa pembenahan perpustakaan ini merupakan bagian dari program jangka panjang sekolah untuk mendukung gerakan literasi nasional.
Pihaknya ingin mengubah paradigma bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan ruang yang hidup dan mampu menarik minat siswa untuk berkunjung.
“Kami ingin perpustakaan ini menjadi ‘jantung’nya sekolah. Dengan konsep ramah anak, kami desain ulang tata ruangnya agar lebih berwarna, pencahayaannya cukup, dan tentu saja aman.
Kami sediakan rak-rak buku dengan ketinggian yang terjangkau oleh siswa, serta bantal dan karpet empuk agar mereka bisa membaca sambil duduk santai. Ini semua kami lakukan agar anak-anak merasa betah dan menganggap perpustakaan sebagai ruang kedua mereka setelah kelas,” ujar Agustina saat ditemui di sela-sela peresmian, Kamis (29/1/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembenahan ini tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga sistem pelayanan dan koleksi buku. Pihak sekolah sengaja menambah koleksi buku cerita bergambar, buku pengetahuan dengan ilustrasi menarik, serta buku-buku interaktif yang sesuai dengan perkembangan usia anak.
“Kami juga mulai menerapkan sistem digitalisasi sederhana untuk pendataan buku. Tujuannya agar proses peminjaman dan pengembalian buku menjadi lebih mudah dan cepat.
Kami tidak ingin anak-anak mengantre terlalu lama sehingga waktu membaca mereka berkurang. Kemudahan akses ini penting untuk menumbuhkan kebiasaan membaca,” jelas Agustina Katindo.
Selain itu, perpustakaan yang telah dibenahi ini juga dilengkapi dengan sudut kreasi dan pojok cerita. Di sudut kreasi, anak-anak dapat menggambar atau menuliskan kesan mereka setelah membaca buku.
Sementara di pojok cerita, secara berkala akan diadakan kegiatan mendongeng yang dipandu oleh guru atau bahkan siswa yang ditunjuk sebagai duta baca.
“Kami ingin perpustakaan juga menjadi tempat berkembangnya kreativitas. Tidak hanya membaca dalam diam, tetapi juga ada aktivitas yang merangsang imajinasi dan kemampuan bercerita mereka. Ini adalah bagian dari upaya kami membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif dan komunikatif,” terangnya.
Dengan hadirnya perpustakaan ramah anak ini, UPT SPF SDI Maccini Sombala optimis dapat mencetak siswa-siswi yang tidak hanya unggul dalam pelajaran, tetapi juga memiliki kegemaran membaca yang tinggi sebagai bekal di masa depan.





