Kunjungan Balasan UNIBOS Perkuat Kolaborasi Vokasi di SMK Negeri 3 Makassar

Jejakpendidikan Makassar, 15 Maret 2026 — Upaya penguatan sinergi pendidikan vokasi kembali ditegaskan melalui kunjungan balasan unsur pimpinan Universitas Bosowa (UNIBOS) ke SMK Negeri 3 Makassar pada Kamis (15/3/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret membangun kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing global.

Bacaan Lainnya

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi dan pemaparan program studi kepada siswa kelas XII yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi. Dalam kesempatan tersebut, pimpinan kampus UNIBOS menegaskan komitmen jangka panjang institusi dalam menyiapkan lulusan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.

Direktur Politeknik Bosowa kembali menyampaikan tawaran beasiswa bagi siswa SMK Negeri 3 Makassar yang berminat melanjutkan studi. Beasiswa tersebut berlaku hingga akhir masa studi, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, dibuka pula peluang kerja sama seluas-luasnya bagi seluruh program keahlian di SMK Negeri 3 Makassar.

Sebagaimana hasil kunjungan sebelumnya pada 29 Januari 2026 bersama unsur pimpinan sekolah, Direktur Politeknik Bosowa menegaskan bahwa komposisi pembelajaran yang ditawarkan mengedepankan 70 persen praktik dan 30 persen teori.

Skema ini dirancang untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi teknis yang kuat sekaligus pemahaman konseptual yang memadai, selaras dengan arah kebijakan penguatan pendidikan vokasi nasional.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan Politeknik Bosowa serta jajaran manajemen SMK Negeri 3 Makassar, di antaranya Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri (Hubin) Mappa, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Agustiah, Ketua Program Keahlian Teknik Listrik Milantje Geureuw, serta Ketua Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) Hamsir Ardiansyah.

Semangat link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri menjadi penekanan utama dalam pertemuan ini. Kolaborasi kampus dan sekolah kejuruan dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem vokasi, sebagaimana arah penguatan pendidikan vokasi yang terus didorong pemerintah untuk menghasilkan lulusan siap kerja, siap berwirausaha, dan siap melanjutkan pendidikan.

Rombongan pimpinan Politeknik Bosowa meninggalkan lokasi dengan optimisme tinggi terhadap terbangunnya kemitraan berkelanjutan antara kampus dan sekolah kejuruan, sebagai bagian dari transformasi pendidikan vokasi yang lebih progresif dan responsif terhadap tantangan global.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *