Jejakpendidikan Makassar, 2 Maret 2025 – Workshop Departemen Automotive SMK Negeri 3 Makassar tampak lebih ramai dari biasanya pada Senin (2/3/2025).
Sebanyak 11 unit sepeda motor mendapatkan layanan servis gratis dalam kegiatan kolaborasi bersama AHASS Bintang Motor.
Kegiatan bertajuk Service Gratis Honda tersebut dilaksanakan sesuai arahan Kepala SMK Negeri 3 Makassar dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri (Hubin).
Secara teknis, pelaksanaan kegiatan ditangani langsung oleh Jurusan Departemen Automotive sekolah sebagai bagian dari penguatan pendidikan vokasi berbasis industri.
Sebanyak lima mekanik dari AHASS Bintang Motor diterjunkan untuk menangani kendaraan milik guru, staf, siswa, serta masyarakat sekitar sekolah. Total 11 unit motor berhasil diservis dalam kegiatan sehari penuh tersebut.
Ketua Tim Mekanik Astra Honda dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga sekolah. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru Teknik Automotive, staf, siswa, serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif.
“Kami melihat semangat kolaborasi yang luar biasa. Semoga kegiatan ini memberi manfaat luas dan semakin mendekatkan Honda dengan para pengguna kendaraan roda dua,” ujarnya.
Ketua Program Keahlian Automotive, Hamsir Ardiansyah, ST, selaku penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelayanan servis gratis, melainkan langkah strategis membangun kemitraan berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industri.
“Kegiatan ini membuka jalan kerja sama yang lebih konkret melalui kontrak komitmen bersama antara pihak produsen kendaraan roda dua dan Jurusan Teknik Automotive SMK Negeri 3 Makassar. Harapannya, link and match dunia pendidikan dan industri dapat terus berlanjut,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Event Imran Majid, Sekretaris Kegiatan Irwan Haleng, seluruh guru Teknik Automotive, perwakilan penanggung jawab dari pihak AHASS Bintang Motor, siswa, masyarakat umum, serta mahasiswa PPG dari Universitas Negeri Makassar Jurusan Automotive.
Melalui program ini, sekolah berharap kolaborasi dengan industri otomotif dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri dinilai menjadi kunci dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap kerja.





