Guru Bahasa SMP Negeri 5 Makassar Ikuti Pelatihan Pengembangan Story Book Digital Berbasis AI oleh Dosen Universitas Negeri Makassar

Jejakpendidikan Makassar, 28 April 2026, Guru bahasa Inggris dan bahasa Indonesia SMP Negeri 5 Makassar mengikuti pelatihan pengembangan story book digital berbasis kecerdasan buatan artificial intelligence sebagai upaya meningkatkan inovasi pembelajaran di era digital.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program kerja dari Mahasiswa Universitas Negeri Makassar yang sedang mengikuti kegiatan “Ajarmi” di lingkungan SMP Negeri 5 Makassar.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh para guru bahasa yang ingin mengembangkan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran bahasa.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali guru dengan kemampuan membuat buku cerita digital yang interaktif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Dalam kegiatan ini, peserta dikenalkan pada berbagai aplikasi berbasis AI yang dapat membantu proses penulisan cerita, pembuatan ilustrasi, hingga penyusunan tampilan buku digital.

Muhammad Rifqi Syamsudin, S.Pd., Ma. dosen Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar selaku pemateri pada kegiatan ini menyampaikan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kreativitas dan efektivitas proses belajar mengajar.

Dengan adanya teknologi ini, guru diharapkan mampu menciptakan media pembelajaran yang lebih variatif dan menyenangkan bagi siswa.

Para peserta juga diberi kesempatan untuk praktik langsung membuat story book digital. Hasil karya yang dihasilkan beragam, mulai dari cerita rakyat hingga cerita fiksi modern yang disesuaikan dengan materi pembelajaran di kelas.

Kepala SMP Negeri 5 Makassar Firman, S.Pd., M.Pd. Mengapresiasi kegiatan ini dan berharap pelatihan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menilai bahwa penguasaan teknologi, khususnya AI, menjadi salah satu kompetensi penting bagi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru bahasa mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan minat baca, kreativitas, serta kemampuan literasi siswa secara lebih optimal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *