Jejakpendidikan — Gerakan Mahasiswa Laskar Merah Putih (GEMA LMP) Sulawesi Selatan bakal menggelar aksi unjuk rasa di Klinik Arayu, Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Makassar.
Aksi itu terkait dengan dugaan penggunaan bahan merkuri untuk aktivitas bisnis klinik dan skincare tersebut.
Penanggungjawab aksi, Aru menyampaikan dalam keterangan tertulisnya Selasa (30/9) aksi GEMA LMP Sulawesi Selatan (Sulsel) bentuk penyelamatan serta mengingatkan bagi mereka pelanggan tetap produk Klinik Arayu untuk berhenti menggunakan produk skincare dari klik tersebut.
“Kami hanya mengingatkan bahaya penggunaan skincare yang salah satu bahan baku yang digunakan diduga berbahan bahaya (Mercury) yang dapat berdampak pada kulit dan rahim penggunaannya terutama kepada wanita muda dan ibu rumah tangga,” ujar Aru.
Ketua GEMA LMP Sulsel itu mendesak agar pihak kepolisian tidak tinggal diam untuk memeriksa izin operasional Klinik Arayu yang dikeluarkan pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Kami menemukan indikasi operasional klinik dan skincare bermerkuri yang diduga kuat beroperasi tanpa izin atau melanggar standar keamanan BPOM,” imbuh Ketua GEMA LMP Sulsel.
“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini adalah kejahatan kemanusiaan!” pungkasnya.
“Kami tidak gentar menghadapi kekuatan uang atau kedekatan politik. Kami menolak keras segala bentuk impunitas hukum dan main mata antara aparat dan pengusaha. Jika hukum tidak berani menindak, maka rakyat akan turun tangan,” tutup Arus.





